RPP Pembelajaran Daring (Online)

rpp pembelajaran daring online

RPP Pembelajaran Daring (Online) adalah rencana pelaksanaan pembelajaran secara daring (online).  RPP Pembelajaran Daring (Online) harus dibuat guru pada masa Pandemi Covid 19. RPP Pembelajaran Daring (Online) seharusnya tetap mengadopsi prinsip-prinsip K2013, prinsip RPP 1 halaman dalam kerangka implementasi pembelajaran berpusat pada siswa. Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran daring memerlukan pengetahuan tentang media daring dan sebagainya. Bagaimana kita membuat  RPP Pembelajaran Daring (Online) ? Mari kita diskusikan …

rpp pembelajaran daring online
rpp pembelajaran daring online

Media Pembelajaran Daring (Online)

Pembelajaran Daring (Online) sangat cocok diterapkan di era digital saat ini ditambah dengan kondisi pandemi covid 19 saat ini. Melalui pembelajaran daring / online pembangunan sumber daya manusia bermutu dapat terus dilakukan. Sebelum melaksanakan pembelajaran secara daring (online) para guru sudah barang tentu perlu menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran daring (online). Mengingat bahwa pembelajaran secara daring maka guru juga harus memiliki pengetahuan jenis-jenis media pembelajaran daring (online) yang dapat diterapkan.

Media pembelajaran daring yang dapat digunakan dapat beraneka macam. Jenis-jenis media pembelajaran daring yang bisa digunakan antara lain:

  1. format teks
  2. gambar/foto
  3. audio/video simulasi
  4. multimedia
  5. alat peraga
  6. dan lain-lain

Idealnya, pembelajaran daring (online) dilaksanakan dengan menerapkan aplikasi pengelola pembelajaran online (learning management system). Dengan aplikasi LMS sekolah dapat memfasilitasi berbagai media pembelajaran yang menjamin berjalannya pembelajaran yang wajib dilaksanakan sekolah. Selain learning management system di sekolah, dewasa ini banyak sekali layanan-layanan di internet terkait penyediaan media pembelajaran daring (online). Termasuk media-media yang disediakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Bagaimanapun, sebagian target kurikulum khususnya pada ranah pengetahuan dapat diusahakan pencapaiannya lebih optimal.

Jenis-jenis Media Pembelajaran Daring (Online) umumnya tersedia di dalam sistem pengelolaan pembelajaran online (learning management system – LMS). Termasuk di dalamnya adalah kelas maya / kelas digital sebagai wadah interaksi antara guru dengan siswa dan sebaliknya. Umumnya ragam media pembelajarannya juga sangat variatif. Sangat penting bagi guru memahami fasilitas dan cara penggunaan fitur dalam learning management system – LMS sebelum merancang RPP Pembelajaran Daring (Online).

Komponen RPP Pembelajaran Daring (Online)

RPP Pembelajaran Daring (Online) dapat disusun merujuk pada SE Mendikbud No. 14 tahun 2019. Dinyatakan bahwa penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dilakukan dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada murid. Bahwa dari 13 (tiga belas) komponen RPP yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menjadi komponen inti adalah tujuan pembelajaran , langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assessment) yang wajib dilaksanakan oleh guru, sedangkan komponen lainnya bersifat pelengkap.

Aplikasi-Aplikasi Pembelajaran Daring (Online)

RPP Pembelajaran Daring (Online) dapat disusun setelah guru memastikan aplikasi-aplikasi apa yang akan digunakan untuk mengirimkan informasi dan berinteraksi dengan siswa. Tujuan pembelajaran , langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assessment) dalam konteks pembelajaran jarak jauh memerlukan aplikasi teknologi informasi untuk menginteraksikannya. Selain terkirimnya informasi, ada faktor lain perlu dipertimbangkan seperti variasi penggunaan dan sifat-sifat fitur aplikasi tersebut. Hal ini untuk mendapatkan efek menantang dan tidak menjemukan sehingga siswa merasa terfasilitasi secara optimal.

Aplikasi-aplikasi pembelajaran daring (online) berbasis Learning management system antara lain:

  1. Chamilo
  2. Moodle
  3. Claroline
  4. eFront
  5. Dokeos
  6. TCExam
  7. Omeka
  8. ATutor
  9. Gibbon
  10. Forma LMS
  11. ILIAS
  12. Xerte Online Toolkits
  13. Savsoft Quiz
  14. openSIS

Aplikasi-aplikasi di atas perlu diinstal di dalam website. Bagi sekolah yang telah memiliki website sangat memungkinkan dapat menginstal aplikasi-aplikasi tersebut. Sekolah dapat membentuk rombel-rombel atau grup-grup seperti pada pembelajaran biasa. Fitur-fitur media pembelajaranpun beragam seperti tampak pada contoh gambar untuk aplikasi Moodle berikut:

rpp pembelajaran daring online moodle
fitur moodle
  1. Tugas
  2. Pilihan
  3. Basis data
  4. Alat eksternal
  5. Umpan balik
  6. Forum
  7. Glosarium
  8. Ulangan
  9. Obrolan
  10. Pelajaran
  11. Paket SCORM
  12. Survei
  13. Wiki
  14. SUMBER Workshop
  15. Buku
  16. Mengajukan
  17. Map
  18. Paket konten IMS
  19. Label
  20. Halaman
  21. URL

Dewasa ini banyak sekali layanan jasa kelas maya di internet yang memungkinkan guru dapat membuat kelas maya nya. Umumnya mereka juga menyediakan fitur-fitur untuk menginteraksikan media-media seperti format teks, gambar/foto, audio/video simulasi, multimedia maupun alat peraga digital. Beberapa mereka menyediakan permainan-permainan edukasi online, realtime yang dapat digunakan guru membuat media interaksi yang dibungkus dengan permainan menarik seperti Sli.do atau Kahoot. Dengan menggunakan aplikasi-aplikasi online di atas guru masih dapat menghadirkan pembelajaran siswa aktif yang menarik dan menantang dan tidak menjemukan. Agar pembelajaran dapat berjalan dengan lancar perlu direncanakan dalam RPP Pembelajaran Daring (Online).

Contoh RPP Pembelajaran Daring – Online (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Daring)

RPP Pembelajaran Daring (Online) Kurikulum 2013 – K2013 berikut ini disusun setelah dilakukan analisis skl ki kd, analisis materi pembelajaran, analisis penerapan model pembelajaran dan analisis penilaian pembelajaran. RPP Pembelajaran Daring (Online) menerapkan pendekatan saintifik, model pembelajaran discovery learning, pendekatan/pembelajaran kooperatif melalui diskusi kerja kelompok online. Aplikasi-aplikasi online yang digunakan meliputi:

  • video conference microsoft
  • kelas maya microsoft teams
  • kolaborasi google document
  • kolaborasi / individual google site
  • google spreadsheet
  • google form quiz
  • game edukasi sli.do
  • game edukasi kahoot
  • whatsap

Satuan Pendidikan          :  SMKN 5 BANJARMASIN
Mata Pelajaran             :  Simulasi Digital
Kompetensi Keahlian        :  Teknik Audio Video
Materi Pokok / KD          :  
3.9 Menerapkan teknik penelusuran Search Engine
4.9 Melakukan penelusuran informasi
Kelas/Semester             :  X/1
Tahun Pelajaran            :  2019/2020
Alokasi Waktu              :  3JP @ 45 menit
  1. Tujuan Pembelajaan

1.      Melalui diskusi dan menggali informasi peserta didik dapat (1) mengidentifikasi jenis-jenis mesin pencari, (2) menjelaskan fungsi mesin pencari, (3) menjelaskan cara penggunaan mesin pencari dengan penuh percaya diri.

2.      Melalui latihan peserta didik dapat (4) mengoperasikan mesin pencari (5) melakukan pencarian informasi dengan cepat dan terampil

Kegiatan Pembelajaran

  1. Guru masuk kelas maya tepat waktu, mengajak siswa mengakses saluran video conference (vicon – sinkron)
  2. Siswa dipersilahkan oleh guru untuk berdoa bersama
  3. Guru mengajak semua siswa mengakses Sli.do, menginformasikan cara mengakses dan memainkan pertanyaan yang sudah dibuat: “Tuliskan alat untuk mendapatkan informasi dengan cepat secara online?”
  4. Guru mengajak kembali ke video conference menginformasikan rekapitulasi jawaban yang masuk, memastikan semua siswa mengirim jawaban
  5. Guru menayangkan dan menjelaskan tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan penilaian pembelajaran.
  6. Membagi siswa dalam kelompok kecil 5-6 orang.
  7. Guru menayangkan cerita/gambar/ilustrasi/video keuntungan yg diraih terampil menggunakan mesin pencari (tayangan vicon)
  8. Peserta didik membuat catatan hal-hal yang ditampilkan dalam cerita/gambar/ilustrasi/video tersebut.
  9. Guru mempersilahkan kelompok peserta didik mendiskusikan (a) apa yang dimaksud mesin pencari (b) jenis-jenis mesin pencari (c) fungsi-fungsi mesin pencari (d) cara menggunakan mesin pencari. (WA – kolaborasi Google dokumen)
  10. Peserta didik dalam kelompok dipersilahkan untuk membaca website guru (Google sites) terkait topik tersebut, atau menggunakan media online yang bisa dijangkau.
  11. Menugaskan internal kelompok peserta didik menyimpulkan (a) apa yang dimaksud mesin pencari (b) jenis-jenis mesin pencari (c) fungsi-fungsi mesin pencari (d) cara menggunakan mesin pencari. (WA – kolaborasi Google dokumen)
  12. Menugaskan internal kelompok peserta didik untuk membuat perbandingan antar search engine berupa tampilan layout masing-masing mesin pencari. (WA – kolaborasi Google dokumen)
  13. Setelah semua kelompok siap, guru mengajak kelompok peserta didik menemukan informasi tertentu, dengan pembatasan waktu pencarian (vicon). Mengulangi pencarian informasi tertentu beberapa kali sambil menunjukkan hasil pencarian oleh guru
  14. Guru mengajak semua kelompok peserta didik untuk mendiskusikan dan menarik kesimpulan (a) apa yang dimaksud mesin pencari (b) jenis-jenis mesin pencari (c) fungsi-fungsi mesin pencari (d) cara menggunakan mesin pencari dan cara paling efisien pada langkah 11 (vicon)
  15. Guru membimbing peserta didik menyimpulkan (interaktif-vicon) (a) apa yang dimaksud mesin pencari (b) jenis-jenis mesin pencari (c) fungsi-fungsi mesin pencari (d) cara menggunakan mesin pencari dan cara paling efisien (e) proses pencarian informasi yang ditugaskan.
  16. Guru memberi penguatan jika diperlukan, mengajak kelompok peserta didik menuliskan kesimpulan-kesimpulan kelompok pada kolaborasi Google document yang dishare guru.
  17. Guru mengajak siswa mengakses Kahoot , memainkan game waktu terbatas untuk mengecek pemahaman. Peserta didik mengikuti game online yang sudah disiapkan.
  18. Guru mengirimkan link soal evaluasi (WA) meminta siswa mengerjakan soal evaluasi (G-form quiz)
  19. Guru mengirim akses lihat spreadsheet nilai hasil evaluasi G-form quiz, memberikan remedial berupa penugasan pada siswa yang nilainya di bawah KKM dan memberikan pengayaan bagi siswa yang ingin menambah nilai.
  20. Menyampaikan hasil-hasil pembelajaran dan menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan datang. (vicon)
  21. Mempersilahkan peserta didik berdoa. (vicon)
  22. Menutup pembelajaran. (vicon)

Assessment

  • Penilaian sikap                        : jurnal sikap harian
  • Penilaian pengetahuan          : tes online soal pilihan ganda dan uraian (… lampirkan  link soal/instrumen evaluasi …..)
  • Penilaian keterampilan       :  proses dan hasil (… link lampirkan  soal/instrumen evaluasi ….)
Mengetahui,
Kepala Sekolah

Drs.H.Syahrir,MM                  
NIP. 19671231199203105
Banjarmasin, 15 Juli 2020                                 
Guru Mata Pelajaran
                                    
Drs. Endarta, M.Eng.        
NIP. 19610824 198703 1 011
Demikian diskusi kita RPP Pembelajaran Daring (Online) … bagaimana sharing rekan-rekan …