Guru Pembelajar

Pengertian Program Guru Pembelajar

Guru pembelajar adalah program peningkatan kompetensi pendidik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Program guru pembelajar dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) saat itu, Anies Baswedan, untuk mengajak para guru Indonesia untuk sama-sama menunjukkan pada bangsa bahwa para guru Indonesia adalah guru pembelajar.

Menurut http://kbbi.web.id/ajar, pembelajar/pem·bel·a·jar/ n orang yang mempelajari; karena itu guru pembelajar berarti guru yang selalu belajar, guru yang selalu mempelajari perkembangan dan kemajuan pengetahuan dan teknologi, sehingga menempatkan dirinya sebagai guru yang up to date, guru yang tidak statis dengan ilmu-ilmu lama, guru yang pantas diidolakan siswanya sebagai guru inspirator belajarnya. Program guru pembelajar mendorong guru menjadi pribadi pembelajar sepanjang hayat. Bagaimana mungkin pada pembelajaran Kurikulum 2013 ini menginspirasi siswa menjadi pembelajar sepanjang hayat kalau guru inspirator mereka bukan / belum menerapkan sebagai pembelajar sepanjang hayat?

Program guru pembelajar dianggap penting mengingat guru selalu hadir mengirimkan pesan harapan terhadap generasi bangsa ini. Program guru pembelajar juga akan semakin menempatkan guru menjadi teladan tepat karena ketangguhan, optimisme dan keceriaannya. Mendikbud Anis Baswedan mengajak seluruh guru untuk meneguhkan ikhtiarnya untuk terus belajar dan mengembangkan diri diantaranya melalui program guru pembelajar.

Video Pesan Mendikbud terkait Guru Pembelajar

Guru Pembelajar Berbasis TIK

Guru memiliki tugas, fungsi, dan peran yang penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Supaya dapat melaksanakan tugas, fungsi dan peran tersebut, guru perlu untuk meningkatkan profesionalismenya secara berkelanjutan. Sebagai langkah mengaktualisasikan guru profesional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengembangkan program kegiatan Guru Pembelajar. Program Guru Pembelajar merupakan kegitan yang penting bagi pengembangan diri guru. Karena jumlah guru yang banyak dan tersebar di seluruh Indonesia, maka dikembangkan sistem Guru Pembelajar secara elektronik dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), yang kemudian disebut Guru Pembelajar Moda Daring (dalam jaringan). Dengan program Guru Pembelajar moda daring ini, diharapkan semua guru peserta dapat secara aktif dalam mengakses sumber belajar, belajar secara individu sesuai kebutuhan, dan dapat saling berbagi pengetahuan/keterampilan dan pengalaman dengan guru lainnya.

Jenis Program Guru Pembelajar Dalam Jaringan

Guru Pembelajar Moda daring ini terdiri dari 3 (tiga) model yaitu Guru Pembelajar Moda Daring Penuh-Model 1, Guru Pembelajar Moda Daring Penuh-Model 2, dan Guru Pembelajar Moda Daring Kombinasi. Guru Pembelajar Moda Daring Penuh-Model 1 hanya melibatkan pengampu dan guru sebagai peserta. Selama proses pembelajaran, peserta dibimbing dan difasilitasi secara daring oleh pengampu. Guru Pembelajar Moda Daring Penuh-Model 2 melibatkan pengampu, mentor, dan peserta. Guru Pembelajar moda daring model ini menggabungkan interaksi antara peserta dengan mentor dan atau pengampu, yang hanya dilakukan secara daring. Sedangkan pada moda kombinasi ini, peserta melakukan interaksi belajar secara daring dan tatap muka. Interaksi belajar secara daring dilakukan secara mandiri dengan memanfaatkan teknologi informasi dan pembelajaran yang telah disiapkan secara elektronik, dan dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, sedangkan interaksi tatap muka dilaksanakan bersamaan dengan peserta Guru Pembelajar lainnya di pusat belajar (PB) yang telah ditetapkan sesuai dengan SK Penetapan KKG dan difasilitasi oleh seorang mentor.

Mengenal Kelas Maya Guru Pembelajar Moda Daring