Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online

Rencana pelaksanaan pembelajaran online harus dibuat guru. Rencana pelaksanaan pembelajaran online memang sedikit lebih sulit dibanding rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka. Rencana pelaksanaan pembelajaran online tetap mengadopsi prinsip-prinsip K2013, prinsip RPP 1 halaman sesuai SE Mendikbud tahun 2019. Logikanya menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran online memerlukan pengetahuan dan keterampilan guru menggunakan media teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini tak bisa dihindari karena pemberian stimulan kepada siswa harus dilakukan menggunakan media online. Bagaimana kita membuat  Rencana pelaksanaan pembelajaran online ? Mari kita diskusikan …

Media Penyampaian Informasi dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online

Pembelajaran online maupun tatap mukapada dasarnya adalah suatu proses komunikasi. Proses komunikasi adalah aktivitas komunikator menyampaikan pesan kepada komunikannya, sehingga dapat menciptakan kesamaan makna antara komunikan (guru) dengan komunikatornya (siswa) dan sebaliknya.  Isi pesan, yang berisi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural maupun metakognitif dikirim menumpang pada media penyampai informasi. Pada pembelajaran online media penyampai informasi yang bisa digunakan bermacam-macam. Cara mengirimkan media penyampai informasi ini tergantung penguasaan guru (literasi guru) terhadap teknologi informasi yang dikuasai. Disinilah kesulitan serasa menumpuk pada diri guru.

Media penyampaian informasi dalam rencana pelaksanaan pembelajaran online yang dapat digunakan antara lain:

  1. teks
  2. gambar/foto
  3. audio/video simulasi
  4. multimedia
  5. alat peraga
  6. dan lain-lain

Pembelajaran online atau daring idealnya dilaksanakan dengan menerapkan aplikasi pengelola pembelajaran online (learning management system). Aplikasi pengelola pembelajaran online (learning management system) biasanya dilengkapi dengan berbagai jenis media penyampaian informasi dengan beraneka teknik/strategi penyampaiannya. Jenis-jenis media penyampaian informasi dengan teknik dan strateginya dikemas dalam lingkungan khusus yang bertujuan untuk pembelajaran. Disinilah keunggulan learning management system sekelas Moodle yang sudah berpengalaman.

Jenis-jenis Media Pembelajaran Online umumnya tersedia di dalam sistem pengelolaan pembelajaran online (learning management system – LMS). Termasuk di dalamnya adalah kelas maya / kelas digital sebagai wadah interaksi antara guru dengan siswa dan sebaliknya. Umumnya ragam media pembelajarannya juga sangat variatif. Sangat penting bagi guru memahami fasilitas dan cara penggunaan fitur dalam learning management system – LMS sebelum merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online.

Komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online dapat disusun merujuk pada SE Mendikbud No. 14 tahun 2019. Dinyatakan bahwa penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dilakukan dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada murid.

Komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online merujuk Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menjadi komponen inti adalah tujuan pembelajaran , langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assessment) yang wajib dilaksanakan oleh guru, sedangkan komponen lainnya bersifat pelengkap. Secara konsep pemenuhan komponen rencana pelaksanaan pembelajaran online tidaklah sulit, namun merancang langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assessment) tentunya meminta kompetensi lebih dari seorang guru.

Mengenal Aplikasi Pembelajaran Online sebelum Merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online dapat disusun setelah guru memastikan aplikasi-aplikasi apa saja yang akan digunakan untuk mengirimkan pesan informasi dan berinteraksi dengan siswa. Langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assessment) dalam konteks pembelajaran online memerlukan kompetensi penerapan teknologi informasi untuk menginteraksikannya. Selain terkirimnya informasi, ada faktor lain perlu dipertimbangkan seperti variasi penggunaan dan sifat-sifat fitur dalam aplikasi tersebut. Hal ini perlu dipertahankan untuk mendapatkan efek menantang dan tidak menjemukan sehingga siswa merasa terfasilitasi secara optimal.

Aplikasi-aplikasi pembelajaran online daring berbasis Learning management system antara lain:

  1. Moodle
  2. Chamilo
  3. Claroline
  4. eFront
  5. Dokeos
  6. TCExam
  7. Omeka
  8. ATutor
  9. Gibbon
  10. Forma LMS
  11. ILIAS
  12. Xerte Online Toolkits
  13. Savsoft Quiz
  14. openSIS

Aplikasi-aplikasi di atas perlu diinstal di dalam website. Bagi sekolah yang telah memiliki website sangat memungkinkan dapat menginstal aplikasi-aplikasi tersebut. Sekolah dapat membentuk rombel-rombel atau grup-grup seperti pada pembelajaran biasa.

Fitur-fitur media penyampaian pesan informasi pembelajaranpun beragam seperti tampak pada contoh gambar untuk aplikasi Moodle berikut:

  1. Tugas
  2. Pilihan
  3. Basis data
  4. Alat eksternal
  5. Umpan balik
  6. Forum
  7. Glosarium
  8. Ulangan
  9. Obrolan
  10. Pelajaran
  11. Paket SCORM
  12. Survei
  13. Wiki
  14. SUMBER Workshop
  15. Buku
  16. Mengajukan
  17. Map
  18. Paket konten IMS
  19. Label
  20. Halaman
  21. URL

Dewasa ini banyak sekali layanan jasa kelas maya di internet yang memungkinkan guru dapat membuat kelas maya nya. Umumnya mereka juga menyediakan fitur-fitur untuk menginteraksikan media-media seperti format teks, gambar/foto, audio/video simulasi, multimedia maupun alat peraga digital. Beberapa mereka menyediakan permainan-permainan edukasi online, realtime yang dapat digunakan guru membuat media interaksi yang dibungkus dengan permainan menarik seperti Sli.do atau Kahoot. Dengan menggunakan aplikasi-aplikasi online di atas guru masih dapat menghadirkan pembelajaran siswa aktif yang menarik dan menantang dan tidak menjemukan. Agar pembelajaran dapat berjalan dengan lancar perlu direncanakan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online.

Selain aplikasi LMS dan contoh media penyampaian pesan, masih banyak aplikasi dan fitur kolaborasi online realtime yang banyak tersedia di Google maupun Microsoft. Banyak sekali jenis media dan karya online yang disediakan fitur kolaborasi dan kerjasama dengan rekan lain. Hal ini juga perlu dipahami dan terampil membimbing untuk siswa-siswa kita sehingga persediaan strategi kita menjadi lebih kaya.

Teknik Merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online

Nah sekarang bagaimana merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online?

  • Pemetaan Kompetensi Dasar

Seperti biasa dan seharusnya sebelum merancang RPP Online, guru harus melakukan pemetaan yang sering disebut analisis. Analisis SKL KI KD, Analisis Materi Pembelajaran, Analisis Penerapan Model Pembelajaran dan Analisis Penilaian Hasil Belajar. Pada analisis penerapan model pembelajaran kita melakukan pemaduan sintak pembelajaran sesuai model yang paling cocok digunakan.

  • Identifikasi fitur aplikasi online yang diperlukan

Dari kegiatan langkah 1 kita mendapatkan langkah-langkah apa yang perlu dilakukan guru dan respon-respon apa yang diharapkan dari siswa. Kegiatan yang dilakukan guru termasuk didalamnya pengiriman pesan informasi seperti diuraikan di atas. Disinilah guru perlu menentukan media apa yang paling sesuai digunakan mengirimkan pesan/informasi tertentu. Sebaliknya juga perlu dipertimbangkan media apa yang cocok untuk menerima respon dari siswa.

  • Penulisan rencana langkah pembelajaran online

Langkah pamungkas selanjutnya adalah menulis ulang langkah-langkah pembelajaran luring/tatap muka dan mengganti berbagai pengiriman pesan / kegiatan dengan menerapkan media online. Contoh, kita perlu menyampaikan informasi yang memerlukan bahasa mimic muka atau gerakan tubuh, maka disitu perlu penggunaan video conference. Contoh lain, kita ingin siswa berkolaborasi satu dengan yang lain dalam kelompoknya dan menghasilkan dokumen dengan tetap bisa mengontrol aktivitas mereka, kita bisa menggunakan Google docs. Demikian seterusnya sehingga seluruh rencana Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online tersusun seluruhnya.

Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online Kurikulum 2013 – K2013 berikut ini disusun setelah dilakukan analisis skl ki kd, analisis materi pembelajaran, analisis penerapan model pembelajaran dan analisis penilaian pembelajaran. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online menerapkan pendekatan saintifik, model pembelajaran discovery learning, pendekatan/pembelajaran kooperatif melalui diskusi kerja kelompok online. Aplikasi-aplikasi online yang digunakan meliputi:

  • video conference microsoft
  • kelas maya microsoft teams
  • kolaborasi google document
  • kolaborasi / individual google site
  • google spreadsheet
  • google form quiz
  • game edukasi sli.do
  • game edukasi kahoot
  • whatsapp

Satuan Pendidikan          :  SMKN 5 BANJARMASIN

Mata Pelajaran             :  Simulasi Digital

Kompetensi Keahlian        :  Teknik Audio Video

Materi Pokok / KD          : 

3.9 Menerapkan teknik penelusuran Search Engine

4.9 Melakukan penelusuran informasi

Kelas/Semester             :  X/1

Tahun Pelajaran            :  2019/2020

Alokasi Waktu              :  3JP @ 45 menit

  1. Tujuan Pembelajaan

1.      Melalui diskusi dan menggali informasi peserta didik dapat (1) mengidentifikasi jenis-jenis mesin pencari, (2) menjelaskan fungsi mesin pencari, (3) menjelaskan cara penggunaan mesin pencari dengan penuh percaya diri.

2.      Melalui latihan peserta didik dapat (4) mengoperasikan mesin pencari (5) melakukan pencarian informasi dengan cepat dan terampil

2. Kegiatan Pembelajaran

  1. Guru masuk kelas maya tepat waktu, mengajak siswa mengakses saluran video conference (vicon – sinkron)
  2. Siswa dipersilahkan oleh guru untuk berdoa bersama
  3. Guru mengajak semua siswa mengakses Sli.do, menginformasikan cara mengakses dan memainkan pertanyaan yang sudah dibuat: “Tuliskan alat untuk mendapatkan informasi dengan cepat secara online?”
  4. Guru mengajak kembali ke video conference menginformasikan rekapitulasi jawaban yang masuk, memastikan semua siswa mengirim jawaban
  5. Guru menayangkan dan menjelaskan tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan penilaian pembelajaran.
  6. Membagi siswa dalam kelompok kecil 5-6 orang.
  7. Guru menayangkan cerita/gambar/ilustrasi/video keuntungan yg diraih terampil menggunakan mesin pencari (tayangan vicon)
  8. Peserta didik membuat catatan hal-hal yang ditampilkan dalam cerita/gambar/ilustrasi/video tersebut.
  9. Guru mempersilahkan kelompok peserta didik mendiskusikan (a) apa yang dimaksud mesin pencari (b) jenis-jenis mesin pencari (c) fungsi-fungsi mesin pencari (d) cara menggunakan mesin pencari. (WA – kolaborasi Google dokumen)
  10. Peserta didik dalam kelompok dipersilahkan untuk membaca website guru (Google sites) terkait topik tersebut, atau menggunakan media online yang bisa dijangkau.
  11. Menugaskan internal kelompok peserta didik menyimpulkan (a) apa yang dimaksud mesin pencari (b) jenis-jenis mesin pencari (c) fungsi-fungsi mesin pencari (d) cara menggunakan mesin pencari. (WA – kolaborasi Google dokumen)
  12. Menugaskan internal kelompok peserta didik untuk membuat perbandingan antar search engine berupa tampilan layout masing-masing mesin pencari. (WA – kolaborasi Google dokumen)
  13. Setelah semua kelompok siap, guru mengajak kelompok peserta didik menemukan informasi tertentu, dengan pembatasan waktu pencarian (vicon). Mengulangi pencarian informasi tertentu beberapa kali sambil menunjukkan hasil pencarian oleh guru
  14. Guru mengajak semua kelompok peserta didik untuk mendiskusikan dan menarik kesimpulan (a) apa yang dimaksud mesin pencari (b) jenis-jenis mesin pencari (c) fungsi-fungsi mesin pencari (d) cara menggunakan mesin pencari dan cara paling efisien pada langkah 11 (vicon)
  15. Guru membimbing peserta didik menyimpulkan (interaktif-vicon) (a) apa yang dimaksud mesin pencari (b) jenis-jenis mesin pencari (c) fungsi-fungsi mesin pencari (d) cara menggunakan mesin pencari dan cara paling efisien (e) proses pencarian informasi yang ditugaskan.
  16. Guru memberi penguatan jika diperlukan, mengajak kelompok peserta didik menuliskan kesimpulan-kesimpulan kelompok pada kolaborasi Google document yang dishare guru.
  17. Guru mengajak siswa mengakses Kahoot , memainkan game waktu terbatas untuk mengecek pemahaman. Peserta didik mengikuti game online yang sudah disiapkan.
  18. Guru mengirimkan link soal evaluasi (WA) meminta siswa mengerjakan soal evaluasi (G-form quiz)
  19. Guru mengirim akses lihat spreadsheet nilai hasil evaluasi G-form quiz, memberikan remedial berupa penugasan pada siswa yang nilainya di bawah KKM dan memberikan pengayaan bagi siswa yang ingin menambah nilai.
  20. Menyampaikan hasil-hasil pembelajaran dan menginformasikan kegiatan pembelajaran yang akan datang. (vicon)
  21. Mempersilahkan peserta didik berdoa. (vicon)
  22. Menutup pembelajaran. (vicon)

3. Assessment

Penilaian sikap                        : jurnal sikap harian

Penilaian pengetahuan       : tes online soal pilihan ganda dan uraian (… lampirkan  link soal/instrumen evaluasi …..)

Penilaian keterampilan       :  proses dan hasil (… link lampirkan  soal/instrumen evaluasi ….)

Mengetahui,
Kepala Sekolah


Drs.H.Syahrir,MM
NIP. 19671231199203105
Banjarmasin, 15 Juli 2020
Guru Mata Pelajaran


Drs. Endarta, M.Eng.
NIP. 19610824 198703 1 011

Video Workshop Pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online

Demikian diskusi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Online, semoga berguna.

RPP 1 halaman / lembar

RPP 1 halaman / lembar menggegerkan praktisi pendidikan. RPP 1 halaman / lembar berita hot terbaru akhir 2019. RPP 1 halaman / lembar dimungkinkan dan merupakan implementasi dari 4 (empat) pokok kebijakan “Merdeka Belajar” Mendikbud Nadiem Anwar Makarim. Apakah harus RPP 1 halaman / lembar saja? Baca dulu …

Dasar / Referensi RPP 1 halaman / lembar

RPP 1 halaman / lembar yang santer menjadi diskusi hot praktisi pendidikan baik guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, pengamat pendidikan maupun pembina pendidikan lainnya.  RPP menjadi 1 lembar / halaman bukanlah perintah ataupun peraturan. Admin mendasarkan pendapat ini pada Surat Edaran Mendikbud No. 14 tahun 2019 tentang Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Dalam edaran yang ditujukan kepada seluruh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia ada 4 (empat) hal yaitu:

  1. Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dilakukan dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada murid.
  2. Bahwa dari 13 (tiga belas) komponen RPP yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menjadi komponen inti adalah tujuan pembelajaran , langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assessment) yang wajib dilaksanakan oleh guru, sedangkan komponen lainnya bersifat pelengkap.
  3. Sekolah, kelompok guru mata pelajaran sejenis dalam sekolah, Kelompok Kerja Guru/Musyawarah Guru Mata Pelajar an (KKG/ MGMP), dan individu guru secara bebas dapat memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP secara mandiri untuk sebesar-sebesarnya keberhasilan belajar murid.
  4. Adapun RPP yang telah dibuat tetap dapat digunakan dan dapat pula disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 1, 2, dan 3.

Sebagai tambahan Surat Edaran Mendikbud No. 14 tahun 2019 tentang Penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) di atas dilampiri narasi tanya jawab sebagai berikut:

Apa yang menjadi pertimbangan penyederhanaan RPP?

Guru-guru sering diarahkan untuk menulis RPP dengan sangat rinci sehingga banyak menghabiskan waktu yang seharusnya bisa lebih difokuskan untuk mempersiapkan dan mengevaluasi proses pembelajaran itu sendiri

Apa yang  dimaksud dengan   prinsip  efisien, efektif  dan  berorientasi pada  murid?

  • Efisien berarti penulisan RPP dilakukan dengan tepat dan tidak menghabiskan banyak waktu dan tenaga.
  • Efektif berarti penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
  • Berorientasi pada murid berarti penulisan RPP dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan, ketertarikan, dan kebutuhan belajar murid di kelas.

Apakah RPP dapat dibuat dengan singkat, misalnya hanya satu halaman?

Bisa saja, asalkan sesuai dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi kepada murid. Tidak ada persyaratan jumlah halaman.

Apakah ada standar baku untuk format penulisan RPP?

Tidak ada. Guru bebas membuat, memilih, mengembangkan, dan menggunakan RPP sesuai dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada murid

Bagaimana dengan format RPP yang sudah dibuat guru?

  • Guru dapat tetap menggunakan format RPP yang telah dibuatnya.
  • Guru dapat pula memodifikasi format  RPP yang sudah dibuat sesuai dengan prinsip  efisien,  efektif, dan berorientasi kepada murid
  • Guru dapat pula memodifikasi format RPP yang sudah dibuat sesuai dengan prinsip  efisien, efektif, dan berorientasi kepada murid

Berapa  jumlah komponen dalam RPP?

  • Ada 3 komponen inti, yaitu tujuan pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran (kegiatan), dan penilaian pembelajaran (asesmen). Komponen-komponen lainnya adalah pelengkap.
  • Tujuan pembelajaran ditulis dengan merujuk kepada kurikulum dan kebutuhan belajar murid. Kegiatan belajar dan asesmen dalam RPP ditulis secara efisien.

RPP 1 halaman / lembar tidak secara tegas dinyatakan oleh maksud surat edaran, namun menjawab suatu pertanyaan tentang RPP dimungkinkan rencana pelaksanaan pembelajaran ditulis dalam 1 lembar / halaman. RPP 1 halaman / lembar tersurat dalam jawaban Mendikbud yang dikutip dalam blog Kemendikbud https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2019/12/mendikbud-tetapkan-empat-pokok-kebijakan-pendidikan-merdeka-belajar

rpp 1 halaman lembar

Komponen RPP menurut Permendikbud No. 22 tahun 2016

Komponen RPP menurut Permendikbud No. 22 tahun 2016 meliputi :

  • identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan;
  • identitas mata pelajaran atau tema/subtema;
  • kelas/semester;
  • materi pokok;
  • alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai;
  • tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan;
  • kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi;
  • materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi;
  • metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai;
  • media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran;
  • sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan;
  • langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup; dan
  • penilaian hasil pembelajaran.

Komponen Minimal RPP 1 halaman Surat Edaran Mendikbud No. 14 tahun 2019

  • tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan;
  • langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup; dan
  • penilaian hasil pembelajaran.

Sesungguhnya bagi admin, RPP 1 halaman ini menyisakan pertanyaan-pertanyaan seperti berikut ini :

  1. Apakah hanya 3 (tiga) hal itu yang akan dituliskan?
  2. Tidakkah kita ingin menuliskan identitas sekolah meski dengan versi minimal?
  3. Tidakkah kita ingin menuliskan identitas mapel, isi KD atau minimal nomor KD?
  4. dan beberapa pertanyaan lainnya …

CONTOH RPP 1 HALAMAN DISCOVERY

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan   :  SMKN 5 BANJARMASIN
Mata Pelajaran      :  Simulasi Digital
Kompetensi Keahlian :  Teknik Audio Video
Materi Pokok / KD   :  
3.9 Menerapkan teknik penelusuran Search Engine
4.9 Melakukan penelusuran informasi
Kelas/Semester      :  X/1
Tahun Pelajaran     :  2019/2020
Alokasi Waktu       :  3JP @ 45 menit

Tujuan Pembelajaran

1.    Melalui diskusi dan menggali informasi peserta didik dapat (1) mengidentifikasi jenis-jenis mesin pencari, (2) menjelaskan fungsi mesin pencari, (3) menjelaskan cara penggunaan mesin pencari dengan penuh percaya diri.

2.    Melalui latihan peserta didik dapat (4) mengoperasikan mesin pencari (5) melakukan pencarian informasi dengan cepat dan terampil

Kegiatan Pembelajaran

  1. Guru masuk kelas tepat waktu
  2. Siswa dipersilahkan oleh guru untuk berdoa bersama
  3. Memberi pertanyaan : “Apa yang harus kita lakukan untuk mendapatkan informasi yang dapat dipercaya dengan cepat secara online?”
  4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran dan penilaian pembelajaran.
  5. Membagi siswa dalam kelompok kecil 5-6 orang.
  6. Guru menampilkan cerita/gambar/ilustrasi/video keuntungan yg diraih terampil menggunakan mesin pencari.
  7. Peserta didik membuat catatan hal-hal yang ditampilkan dalam cerita/gambar/ilustrasi/video tersebut.
  8. Menugaskan kelompok peserta didik mendiskusikan (a) apa yang dimaksud mesin pencari (b) jenis-jenis mesin pencari (c) fungsi-fungsi mesin pencari (d) cara menggunakan mesin pencari.
  9. Peserta didik dipersilahkan untuk membaca buku terkait topik tersebut, atau menggunakan media online yang bisa dijangkau.
  10. Menugaskan internal kelompok peserta didik menyimpulkan (a) apa yang dimaksud mesin pencari (b) jenis-jenis mesin pencari (c) fungsi-fungsi mesin pencari (d) cara menggunakan mesin pencari.
  11. Menugaskan internal kelompok peserta didik untuk membuat perbandingan antar search engine berupa tampilan layout masing-masing mesin pencari.
  12. Setelah semua kelompok siap, guru mengajak kelompok peserta didik menemukan informasi tertentu, dengan pembatasan waktu pencarian. Mengulangi pencarian informasi tertentu beberapa kali sambil menunjukkan hasil pencarian oleh guru
  13. Guru mengajak semua kelompok peserta didik untuk mendiskusikan dan menarik kesimpulan (a) apa yang dimaksud mesin pencari (b) jenis-jenis mesin pencari (c) fungsi-fungsi mesin pencari (d) cara menggunakan mesin pencari dan cara paling efisien pada langkah 11.
  14. Guru membimbing peserta didik menyimpulkan (a) apa yang dimaksud mesin pencari (b) jenis-jenis mesin pencari (c) fungsi-fungsi mesin pencari (d) cara menggunakan mesin pencari dan cara paling efisien (e) proses pencarian informasi yang ditugaskan.
  15. Guru memberi penguatan kesimpulan yang dibuat peserta didik
  16. Guru mempersilahkan peserta didik mengerjakan soal evaluasi online yang sudah disiapkan.
  17. Guru memberikan Remedial berupa penugasan pada siswa yang nilainya di bawah KKM dan memberikan pengayaan bagi siswa yang ingin menambah nilai.
  18. Menyampaikan hasil-hasil kegiatan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang akan datang.
  19. Mempersilahkan peserta didik berdoa.
  20. Menutup pembelajaran.
Assessment

Penilaian sikap                 : jurnal sikap harian

Penilaian pengetahuan       : tes tertulis / online soal pilihan ganda dan uraian (… lampirkan  soal/instrumen evaluasi …..)

Penilaian keterampilan       :     proses dan hasil (… lampirkan  soal/instrumen evaluasi ….)

Mengetahui,
Kepala Sekolah

Drs.H.Syahrir,MM
NIP. 19671231199203105
Banjarmasin, 12 Maret 2020
Guru Mata Pelajaran

Drs. Endarta, M.Eng.
NIP. 19610824 198703 1 011
Contoh RPP 1 halaman lainnya

rpp 1 halaman
rpp-1-lembar-22-1

Bagaimana dengan rekan-rekan? Ok … demikian dulu diskusi RPP 1 halaman / lembar atau RPP 1 halaman

Sumber : Surat Edaran Mendikbud No. 14 tahun 2019

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP pedoman pembelajaran. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP K 13 Rev. 2017 adalah RPP Keterampilan Abad 21. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP seharusnya mengimplementasikan prinsip-prinsip pembelajaran Kurikulum 2013 SMK.

rencana pelaksanaan pembelajaran

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP idealnya dirancang guru sendiri. Bukankah kita sudah mengubah cara pandang kita menjadi pembelajaran berpusat pada siswa? Pembelajaran berpusat pada siswa menempatkan siswa atau peserta didik sebagai titik pusat dalam kegiatan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran maupun penilaian pembelajaran. Pada konteks inilah karakteristik peserta didik menjadi sangat penting dan harus diakomodir di dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Karena itu idealnya rencana pelaksanaan pembelajaran RPP dibuat oleh guru yang akan mengajar karena guru itu sendiri yang sangat memahami karakteristik peserta didik.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP Kurikulum 2013 Revisi 2017 SMK merupakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP Keterampilan Abad 21. Standar Kompetensi Lulusan SKL SMK telah mengadopsi berbagai tantangan keterampilan abad 21.Rencana pelaksanaan pembelajaran RPP yang konsisten menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran, model-model pembelajaran K-2013 SMK, media pembelajaran sesuai karakteristik siswa, penilaian yang HOTS akan benar-benar menghasilkan mutu lulusan yang tinggi. Karena itu, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP bukan administrasi pelengkap, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP adalah pedoman guru melaksanakan pembelajaran keterampilan abad 21.

Prinsip-prinsip Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP Kurikulum 2013 Revisi 2017 disusun dengan menerapkan prinsip-prinsip penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran. Berdasarkan Standar Proses Permendikbud No. 22 Tahun 2016, penyusunan RPP Kurikulum 2013 menerapkan prinsip-prinsip berikut :

  1. Perbedaan individual peserta didik antara lain kemampuan awal, tingkat intelektual, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
  2. Partisipasi aktif peserta didik.
  3. Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian.
  4. Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
  5. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.
  6. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
  7. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
  8. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP mengadaptasi perbedaan peserta didik

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP perlu mengadaptasi perbedaan peserta didik. Peserta didik atau siswa, memiliki perbedaan-perbedaan individual antara lain yang dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. kemampuan awal,
  2. tingkat intelektual,
  3. bakat,
  4. potensi,
  5. minat,
  6. motivasi belajar,
  7. kemampuan sosial,
  8. emosi,
  9. gaya belajar,
  10. kebutuhan khusus,
  11. kecepatan belajar,
  12. latar belakang budaya,
  13. norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP yang disusun pendidik seharusnya mengadaptasi semua perbedaan karaktristik peserta didik. Apa maksudnya? Semua perbedaan karakteristik peserta didik mendapat solusi melalui program pembelajaran yang dirancang. Perencanaan yang cermat melalui Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP adalah jalan terbaik mempersiapkan berbagai strategi mengadaptasi perbedaan individual peserta didik.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP memotivasi partisipasi aktif peserta didik

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP yang dibuat harus mampu memotivasi partisipasi aktif peserta didik. Bagaimana cara, metode atau pun strategi kita membuat siswa termotivasi?

Memotivasi partisipasi aktif peserta didik harus direncanakan dengan cermat. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran  RPP harus menyatakan dengan jelas urutan tugas, jenis tugas, jenis tagihan, peran peserta didik, kegiatan peserta didik dan sebagainya. Peran siswa selama melaksanakan kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, mengomunikasikan perlu dituliskan secara eksplisit terurut, apa saja yang harus dilakukan siswa, apa saja yang perlu didiskusikan. Semua kegiatan itu ditulis secara rinci di dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP

Partisipasi aktif peserta didik perlu ditumbuhkembangkan. Peserta didik akan dengan sukarela terlibat dan berpartisipasi aktif ketika dia merasakan kegiatan tersebut merupakan kebutuhannya untuk itu pendidik perlu menyediakan waktu, perhatian dan strategi yang tepat melibatkan siswa dalam proses belajar.

  • RPP memuat rencana pendidik menerapkan pendekatan saintifik melalui kegiatan 5M
  • RPP memuat rencana pendidik menerapkan model-model pembelajaran SMK
  • RPP memuat rencana pendidik menerapkan pembelajaran kooperatif & kolaboratif
  • RPP memuat rencana pendidik untuk berinteraksi
  • RPP memuat rencana pendidik menerapkan pengelolaan kelas yang tepat

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP disusun berpusat pada peserta didik

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP harus mengimplementasikan pembelajaran berpusat pada siswa. Pembelajaran berpusat pada siswa memiliki makna bahwa siswalah yang menjadi aktor utama dalam proses belajar membangun pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam dirinya. Dalam konteks ini, siswalah yang akan melakukan langkah-langkah pendekatan saintifik meliputi kegiatan mengamati menanya mengumpulkan informasi mengasosiasi mengomunikasikan. Semuanya siswa yang melakukan. Guru berperan sebagai fasilitator atau pembimbing.

Oleh karenanya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP yang disusun guru hendaknya mengatur dengan jelas dan rinci semua langkah dan kegiatan yang harus dilakukan siswa pada tahap mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengomunikasikan yang dituliskan secara urut mengikuti urutan logis pendekatan saintifik.

Setiap peserta didik adalah pribadi yang unik yang berbeda semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, kecerdasan, gaya belajar, daya inovasi dan kemandirian dll. Semua karakteristik peserta didik telah diidentifikasi dan digunakan dalam rangka menyusun RPP SMK Terbaru Revisi 2017. Implementasi dalam RPP dapat berupa:

  • RPP memuat rencana penggunaan macam-macam media pembelajaran yang berbeda pada materi ajar yang sama
  • RPP memuat rencana pelaksanaan macam-macam bentuk aktifitas belajar
  • RPP memuat rencana pendidik menggunakan strategi melibatkan peserta didik dalam aktifitas pembelajaran
  • RPP memuat rencana pendidik memfasilitasi tumbuhnya inovasi, kreatifitas dan kemandirian

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP mendorong pengembangan budaya membaca dan menulis

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP harus mampu mendorong pengembangan budaya membaca dan menulis di kalangan siswa selama proses pembelajaran. Budaya membaca dan menulis adalah kunci utama literasi dasar. Mendorong pengembangan budaya membaca dan menulis dikalangan siswa berarti mendorong siswa menuju literasi media literasi teknologi literasi visual. Untuk itu harus dipastikan di dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP ada kegiatan siswa membaca buku siswa, membaca dari blog atau website dan pastikan juga ada bentuk tagihan secara akademis yang disusun menggunakan kalimat sendiri.

Pada pelaksanaan prinsip mendorong pengembangan budaya membaca dan menulis ini juga perlu dilakukan pembinaan cara-cara mengutip dari buku sumber sebagai penghormatan kepada penulis sumber yang dikutip. Melalui kegiatan ini budaya membaca dan menulis serta penumbuhan sikap jujur dengan tidak melakukan plagiasi akan tumbuh dari hari-ke hari.

  • RPP memuat rencana memfasilitasi peserta didik melaksanakan kegiatan membaca
  • RPP memuat rencana pendidik membimbing penghargaan karya intelektual
  • RPP memuat rencana pendidik memberi kesempatan peserta didik berekspresi melalui jenis karya tulis yang berbeda
  • RPP memuat rencana pendidik memfasilitasi / membimbing pengadaan media penempatan hasil kegiatan baca tulis

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP memuat pemberian umpan balik

  • RPP memuat rencana pendidik memberi umpan balik positif
  • RPP memuat rencana pendidik memberi penguatan dalam proses pembelajaran
  • RPP memuat rencana pendidik memberi materi pengayaan
  • RPP memuat rencana pendidik memberi materi remedial

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP menggambarkan keterkaitan antara KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP sudah seharusnya menerapkan prinsip adanya keterkaitan antara KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar. Untuk memastikan prinsip ini benar-benar terimplementasikan di dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP maka kegiatan perancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP di dahului dengan kegiatan:

  1. Analisis Keterkaitan SKL – KI – KD
  2. Analisis KD – IPK – Tujuan Pembelajaran – Materi Pelajaran
  3. Analisis Penerapan Model Pembelajaran termasuk nalisis pemaduan link antara model pembelajaran , pendekatan saintifik dan kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, mengomunikasikan.
  4. Analisis penilaian pembelajaran yang mencakup keterkaitan Tujuan Pembelajaran, Indikator Soal, Jenis soal, bentuk soal, kunci jawaban dan cara penskoran.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP yang didahului analisis tersebut mampu mengimplementasikan keterkaitan KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar. Ini hal yang sangat bagus.

  • RPP direncanakan dengan didahului langkah pemeriksaan keterkaitan dan keterpaduan KD dengan KI dan SKL melalui Analisis SKL KI KD
  • RPP direncanakan dengan didahului langkah Analisis Materi Pembelajaran
  • RPP direncanakan dengan didahului langkah Analisis Penerapan Model Pembelajaran
  • RPP direncanakan dengan didahului langkah Analisis Penilaian

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP menerapkan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang dalam bahasa Inggris disebut ICT (Information Communication Technology dewasa ini telah berkembang sangat cepat. Banyak software dapat digunakan sebagai media pembelajaran

  • RPP memuat rencana pendidik menggunakan laptop, hp android, lcd proyektor dan peralatan lain sejenis sebagai alat bantu pembelajaran
  • RPP memuat rencana pendidik menggunakan fasilitas internet dan penggunaan Web 2.0 tools seperti blog, wiki, kelas maya dll.
  • atau penggunaan fasilitas intranet terbatas di lingkungan kelas / sekolah / lab menggunakan laptop, PC atau server sekolah.

APA YANG KITA HARAPKAN TERJADI di kelas dalam pelaksanaan pembelajaran KITA TULISKAN SEMUA dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Yang kita tuliskan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran, bukan saja berupa kondisi akhir seperti apa yang kita inginkan tetapi juga langkah-langkah pembelajaran secara rinci bagaimana cara melaksanakan kegiatan-kegiatan pembelajaran itu. Logikanya, apa yang ada dalam rencana pelaksanaan pembelajaran diimplementasikan di dalam pelaksanaan pembelajaran. Inilah makna rencana pelaksanaan pembelajaran sebagai pedoman guru melaksanakan pembelajaran. Tentu saja, kita perlu menggunakan format Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP yang berlaku.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran idealnya memuat SEMUA ASPEK TERKAIT PELAKSANAAN PEMBELAJARAN yang di rencana kan itu. Berdasar pada hal itulah maka rencana pelaksanaan pembelajaran MENJADI PEDOMAN guru melaksanakan pembelajaran. Dengan menuliskan SEMUA ASPEK TERKAIT PELAKSANAAN PEMBELAJARAN dalam format rencana pelaksanaan pembelajaran yang sesuai berarti kita sudah melakukan usaha mewujudkan pembelajaran yang bermutu. Isi rencana pelaksanaan pembelajaran yang lengkap dan ideal mengindikasikan bahwa kita adalah guru yang memenuhi Standar Kompetensi Pendidik. Sebaliknya, pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran yang asal-asalan, mengindikasikan bahwa kita belum mampu memenuhi kompetensi pedagogi maupun kompetensi profesional seorang guru. Karena itu, penting sekali bagi kita memahami dan menguasai berbagai aspek dalam pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran.

ItemTopik Diskusi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
1Pengertian-Rencana-Pelaksanaan-Pembelajaran-RPP
2Format-dan-Komponen-Rencana-Pelaksanaan-Pembelajaran-RPP
3Komponen-Rencana-Pelaksanaan-Pembelajaran-RPP-berdasarkan-standar-proses
4Komponen-Rencana-Pelaksanaan-Pembelajaran-RPP-berdasarkan-permendikbud-103-tahun-2014
5Komponen-Rencana-Pelaksanaan-Pembelajaran-RPP-dan-sistematika
6Prinsip-prinsip-Penyusunan-Rencana-Pelaksanaan-Pembelajaran-RPP
7Langkah-Penyusunan-Rencana-Pelaksanaan-Pembelajaran-RPP
  
  

Pengertian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP adalah rencana tatap muka. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP Kurikulum 2013 dibuat untuk satu pertemuan atau lebih. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP dikembangkan berdasarkan silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran dan penilaian peserta didik dalam mencapai Kompetensi Dasar (KD) (2016, MATERI PELATIHAN: PERANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP))

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD). Setiap pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP disusun berdasarkan KD atau subtema yang dilaksanakan kali pertemuan atau lebih. (2016, LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 22 TAHUN 2016 TENTANG STANDAR PROSES PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH)

Berdasarkan kutipan di atas cukup jelas kiranya bahwa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP adalah rencana kegiatan yang akan dilakukan dalam proses pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih yang disusun berdasarkan silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran dan penilaian peserta didik dalam mencapai Kompetensi Dasar (KD) agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Back to Menu Diskusi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP

Format dan Komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP Kurikulum 2013

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP disusun oleh setiap guru. Susunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP  memperhatikan format yang disarankan dalam Standar Proses dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur tentang Pembelajaran (Permendikbud 103 tahun 2014). Adapun format Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP  seperti tampak pada ilustrasi di bawah.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP

Back to Menu Diskusi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP

Komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP berdasarkan Standar Proses

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP yang disusun berdasarkan Standar Proses Permendikbud No. 22 Tahun 2016 sekurang-kurangnya memiliki komponen-komponen sebagaimana terurai di bawah ini.

  1. identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan;
  2. identitas mata pelajaran atau tema/subtema;
  3. kelas/semester;
  4. materi pokok;
  5. alokasi  waktu   ditentukan   sesuai   dengan   keperluan   untuk pencapaian KD  dan  beban  belajar  dengan  mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai;
  6. tujuan pembelajaran  yang  dirumuskan  berdasarkan  KD,  dengan menggunakan kata  kerja  operasional  yang  dapat  diamati  dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan;
  7. kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi;
  8. materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi;
  9. metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar  dan  proses  pembelajaran agar  peserta  didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai;
  10. media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran;
  11. sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan;
  12. langkah-langkah  pembelajaran    dilakukan    melalui     tahapan pendahuluan, inti, dan penutup; dan
  13. penilaian hasil pembelajaran.

Back to Menu Diskusi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP

Komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP berdasarkan Permendikbud 103 Tahun 2014 tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Menengah

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP berdasarkan panduan dari Permendikbud 103 Tahun 2014 tentang Pembelajaran pada Pendidikan Dasar dan Menengah sebagaimana dimaksud pada ayat (4) paling sedikit memuat:

a. identitas sekolah/madrasah, mata pelajaran atau tema, kelas/semester, dan alokasi waktu;
b. Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, dan indikator pencapaian kompetensi;
c. materi pembelajaran;
d. kegiatan pembelajaran yang meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup;
e. penilaian, pembelajaran remedial, dan pengayaan; dan
f. media, alat, bahan, dan sumber belajar.

Back to Menu Diskusi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP

Komponen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP dan Sistematika untuk Sekolah Menengah Kejuruan diadopsi dari Bahan Diklat Implementasi Kurikulum 2013
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP
 
 Sekolah: …………………………………………………..
 Mata Pelajaran: …………………………………………………..
 Kelas/Semester: …………………………………………………..
 Alokasi Waktu: …………………………………………………..
 
A.Kompetensi Inti 
 1.    Pengetahuan 
 2.    Keterampilan 
 
B.Kompetensi Dasar 
 1.    KD pada KI pengetahuan 
 2.    KD pada KI keterampilan 
 
C.Indikator Pencapaian Kompetensi 
 1.    Indikator KD pada KI pengetahuan 
 2.    Indikator KD pada KI keterampilan 
 
D.Tujuan Pembelajaran 
 
E.Materi Pembelajaran 
 (Rincian dari Materi Pokok Pembelajaran)
 
F.Pendekatan, Model dan Metode 
 
G.Kegiatan Pembelajaran 
 1.    Pertemuan Kesatu:*) 
 a.    Pendahuluan/Kegiatan Awal (… menit)
 b.   Kegiatan Inti (… menit)
 c.    Penutup (… menit)
 2.    Pertemuan Kedua:*)
 a.    Pendahuluan/Kegiatan Awal (… menit)
 b.   Kegiatan Inti (… menit)
 c.    Penutup (… menit),
 dan pertemuan seterusnya.
 
H.Penilaian Pembelajaran, Remedial dan Pengayaan
 1.    Instrumen dan Teknik Penilaian 
 2.    Analisis Hasil Penilaian 
 3.    Pembelajaran Remedial dan Pengayaan 
 
I.Media, Alat, Bahan, dan Sumber Belajar 
 1.    Media 
 2.    Alat 
 3.    Bahan 
 4.    Sumber Belajar 
 
 Mengetahui ______________, _________
 Kepala ………………………….. Guru Mata Pelajaran,
    
    
 NIP NIP  

Langkah Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP adalah pedoman guru dalam mengajar. Perencanaan yang matang dengan rinci dan jelas akan memudahkan dalam penerapannya di kelas. Untuk itu perlu direncanakan dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Analisis Keterkaitan SKL – KI – KD
  2. Analisis KD – IPK – Tujuan Pembelajaran – Materi Pelajaran
  3. Analisis Penerapan Model Pembelajaran termasuk nalisis pemaduan link antara model pembelajaran , pendekatan saintifik dan kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, mengomunikasikan.
  4. Analisis penilaian pembelajaran yang mencakup keterkaitan Tujuan Pembelajaran, Indikator Soal, Jenis soal, bentuk soal, kunci jawaban dan cara penskoran.
  5. Menyusun hasil analisis 1 s.d. 4 menjadi sebuah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP satu Kompetensi Dasar ( 1 KD ) lengkap.
rencana pelaksanaan pembelajaran

Back to Menu Diskusi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP

Posting terkait Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP:

Kompetensi Inti Kompetensi Dasar KI KD Silabus dan RPP SMK Revisi 2017

Menyusun Silabus dan RPP SMK Berdasarkan KI KD SMK Revisi 2017